Jumlah jaring sablon yang tepat akan membuat perbedaan besar dalam semua pekerjaan sablon Anda. Berikut daftar jumlah jaring yang berbeda dan tinta plastisol yang dapat digunakan untuk setiap pekerjaan sablon:
Jumlah Jaring Sutra: 25 jala, 40 jala – Penggunaan: Tinta Berkilau. Printer layar biasanya menggunakan 159 Ultraclear Glitter Base yang dicampur dengan Permata Poliester Berkilau kami untuk menghasilkan hasil akhir yang berkilau. Atau Anda dapat membeli tinta glitter yang sudah dicampur sebelumnya dari International Coatings atau Triangle Ink.
Jumlah Jaring Sutra: 60 mesh, 86 mesh – Penggunaan: Tinta khusus, seperti Aditif 220 LF (engah), Tinta Shimmer Emas/Perak 92 LF
Jumlah Jaring Sutra: 110 mesh, 155 mesh– Penggunaan: Jaring ini memungkinkan Anda memasukkan lebih banyak tinta ke tekstil Anda. Beberapa contohnya adalah nomor atletik, cetakan putih di atas kain hitam, seni dengan detail rendah, atau gambar dengan tinta putih tebal. Tinta Seri 7100 Pelapis Internasional
Jumlah Jaring Sutra: 160 mesh, 180 mesh, 200 mesh – Penggunaan: Jumlah mesh ini bagus untuk sablon yang mencetak pada pakaian hitam. Anda ingin mencetak terlebih dahulu warna putih di bagian bawah seperti 7031 LF Ultra White untuk menciptakan desain yang menonjol pada pakaian hitam. Jumlah mesh ini juga berfungsi untuk desain yang hanya memiliki detail minimal.
Jumlah Jaring Sutra: 230 mesh, 280 mesh, 305 mesh – Penggunaan: Semua jenis tinta plastisol dapat digunakan pada jumlah mesh ini. Biasanya jumlah mesh ini digunakan untuk deposit tinta rendah untuk logo kecil, desain rumit, dll.
Jumlah jaring sablon yang paling umum untuk rata-rata printer layar adalah 110 untuk kain yang lebih gelap dan 160 untuk semua pencetakan lainnya. Sebelum membeli layar Anda, periksa lembar teknologi untuk menentukan jumlah mesh yang tepat untuk rangkaian tinta plastisol yang Anda gunakan.




