Dalam sablon, tinta melewati pelat sablon di bawah tekanan tertentu dengan alat pembersih karet yang bergerak, dan ditransfer ke media untuk membentuk grafik. Oleh karena itu, berbagai indikator pelat gores mempengaruhi efek pencetakan. Karena variasi bahan substrat dan kondisi yang berbeda, bahan tersebut secara kasar dapat dibagi menjadi dua jenis: permukaan datar dan permukaan melengkung (termasuk permukaan bola). Oleh karena itu, faktor-faktor berikut harus dipertimbangkan ketika memilih alat pembersih yg terbuat dr karet menurut substrat yang berbeda dan bentuk permukaan substrat.
① Kekerasan alat pembersih yg terbuat dr karet Jumlah transfer tinta dan kemampuan reproduksi grafis dan teks berhubungan dengan kekerasan alat pembersih yg terbuat dr karet. Umumnya, saat mencetak pada bahan cetakan keras, alat pembersih karet yang lembut dapat digunakan, sehingga tekanan yang diberikan selama pencetakan alat pembersih karet dapat membuat tata letak dan media bersentuhan penuh untuk meningkatkan efek pencetakan. Sebaliknya, saat mencetak media lunak, alat pembersih karet yang keras harus digunakan agar kontak yang baik antara tata letak dan media. Alasan keduanya sama. Karena banyaknya variasi media dan tekstur media yang berbeda, alat pembersih karet yang lebih keras biasanya digunakan untuk media yang lebih halus. Sebaliknya, alat pembersih karet yang lebih lembut akan lebih ideal untuk mencetak. Alat pembersih yg terbuat dr karet akan bengkok sampai batas tertentu karena tekanan tertentu yang diberikan padanya selama pengikisan. Oleh karena itu, saat menggunakan alat pembersih yg terbuat dr karet, kelelahan lentur dan kekuatan mekanik alat pembersih yg terbuat dr karet harus dipertimbangkan, dan alat pembersih yg terbuat dr karet harus memiliki elastisitas tertentu. Saat menggores, scraper akan menghasilkan panas akibat gesekan, dan kekerasan akan berubah setelah suhu naik. Saat memilih bahan pengikis, perhatian harus diberikan pada pemilihan bahan yang tidak mudah berubah bentuk oleh panas. Umumnya, kekerasan bahan pengikis juga harus dipilih pada kekerasan Shore 60 hingga 90 derajat.
②Ketahanan abrasi pada alat pembersih yg terbuat dr karet Karena alat pembersih yg terbuat dr karet bersentuhan langsung dengan pelat sablon, maka akan terjadi gesekan setiap kali tergores (jumlah cetakan pada sablon bisa mencapai puluhan ribu). Oleh karena itu, scraper diharuskan memiliki ketahanan aus yang baik, pelumasan dan kekuatan mekanik tertentu, sehingga gesekan pada saat pengikisan dapat diminimalkan untuk menjamin masa pakai scraper.
③Ketahanan pelarut dari pengikis Pengikis harus bersentuhan dengan berbagai tinta dan pelarut selama penggunaan, seperti etanol, bensin, dll. Afinitas berbagai bahan karet terhadap pelarut juga berbeda. Pengikis berubah pada tingkat yang berbeda-beda setelah bersentuhan dengan tinta atau pelarut. Biasanya kekerasan pengikis berubah, dan volumenya mengembang dan berubah bentuk setelah bersentuhan dengan pelarut. Jika alat pembersih karet melebar, keakuratan tepi alat pembersih karet akan berkurang, dan kebocoran tinta akan tidak merata selama pencetakan, yang akan mempengaruhi kualitas pencetakan. Secara umum diyakini bahwa karet dengan kekerasan tinggi memiliki kerapatan ikatan silang yang besar, dan molekul tinta dan pelarut sulit menembus ke dalam molekul karet, sehingga koefisien muainya kecil. Saat memilih alat pembersih karet, dapat dipertimbangkan bahwa dengan alasan memenuhi persyaratan pencetakan sebanyak mungkin, untuk meminimalkan deformasi, alat pembersih karet dengan kekerasan lebih tinggi dapat dipilih.



