Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, industri sablon berangsur-angsur berkembang dari mesin sablon manual menjadi mesin sablon semi otomatis dan
Secara teori, baik mesin sablon manual maupun mesin sablon semi otomatis dapat digunakan untuk produk umum. Jika meja handprint akan dibuat secara batch, maka harus berupa meja panjang yang relatif besar, yang mencakup area yang luas. Ahli percetakan harus berdiri dan berlari mengelilingi meja percetakan, yang mana lebih sulit. , dan layar sablon yang diperlukan untuk melakukan ini juga harus lebih besar. Persediaan tinta yang digunakan tidak begitu seragam. Semi-otomatis mencakup area kecil, dan master duduk dan mengoperasikan. Tekanan bantalan sidik jari dikontrol dengan tangan, dan tekanan warna tidak merata di area yang luas dan dengan persyaratan yang tinggi, sehingga mudah menghasilkan perbedaan warna, dan risiko menghasilkan produk cacat lebih besar. Secara relatif, registrasi warna semi-otomatis dan penyesuaian mesin lebih otomatis, lebih presisi, dan lebih nyaman serta mudah dioperasikan.
Perbedaan utama antara mesin sablon manual dan mesin sablon otomatis terletak pada cara pengoperasiannya yang berbeda. Mesin sablon manual memerlukan pengoperasian manual sepanjang keseluruhan proses, sedangkan mesin sablon otomatis hanya perlu memuat bahan secara manual, mengatur program, dan selebihnya dapat diselesaikan secara otomatis; Selain itu, efek sablon pada mesin sablon otomatis juga lebih stabil, namun harganya lebih mahal. Meskipun mesin sablon otomatis mahal, namun mudah digunakan dan biaya tenaga kerja yang rendah. Mari kita lihat perbedaan antara mesin sablon manual dan mesin sablon otomatis.
一. Apa perbedaan mesin sablon manual dan mesin sablon otomatis
Mesin sablon dapat dibagi menjadi mesin sablon manual, mesin sablon semi otomatis, dan mesin sablon otomatis sesuai dengan tingkat otomatisasinya. Perbedaan utama antara mesin sablon manual dan mesin sablon otomatis adalah:
1. Metode operasi yang berbeda
Mesin sablon manual sepenuhnya dikendalikan oleh manusia, dan ini terutama bergantung pada pengakuan dan penilaian mata manusia para profesional. Dapat dinilai apakah memenuhi standar dengan membandingkan template dan alat ukur terkait. Mesin sablon otomatis memiliki tingkat otomatisasi yang tinggi dan dikontrol secara digital. Media ditempatkan secara bertahap pada perangkat pengumpan, dan tombol ditekan untuk menunggu sablon otomatis mesin, tanpa operasi apa pun di tengahnya.
2. Efek sablon yang berbeda
Mesin sablon manual memerlukan pengoperasian manual, terutama tekanan meja handprint dikendalikan dengan tangan, dan tekanan warna pada area yang luas dan persyaratan yang tinggi tidak merata, sehingga mudah menghasilkan perbedaan warna. Mesin sablon otomatis mengumpankan bahan dengan adsorpsi vakum untuk memastikan posisi produk yang akurat, dan memposisikan dengan melangkah maju dan mundur untuk memastikan bahwa posisi pencetakan dari rangkaian produk yang sama tetap tidak berubah, dan memiliki karakteristik kecepatan tinggi dan stabilitas selama operasi.
3, harga produk berbeda
Harga mesin sablon otomatis pastinya lebih mahal dibandingkan mesin sablon manual.
二.Apakah mesin sablon itu manual atau otomatis atau manual
Mesin sablonnya otomatis atau manual? Kita bisa melihatnya dari segi penggunaan dan biaya:
1. Dari segi penggunaan, mesin sablon otomatis tidak memerlukan pengoperasian manual tambahan, juga tidak memerlukan pengenalan dan penilaian mata manusia. Ini memiliki kecepatan cepat dan kesalahan kecil, yang lebih nyaman digunakan daripada mesin cetak manual.
2. Dari segi biaya, walaupun harga mesin sablon otomatis lebih mahal, namun karena mesin sablon manual perlu mengeluarkan banyak biaya tenaga kerja, dan pelatihan kemahiran karyawan baru setelah karyawan keluar dari perusahaan, maka mesin sablon otomatis dapat dioperasikan oleh satu orang. Pekerjaannya sederhana dan pelatihannya relatif mudah, dan biaya keseluruhannya belum tentu lebih tinggi.
Oleh karena itu, secara umum disarankan untuk memilih mesin sablon otomatis jika kondisinya memungkinkan.



