Durometer mengukur kekerasan karet alat pembersih yg terbuat dr karet, yang menentukan berapa banyak tekanan yang akan digunakan untuk melewatkan tinta melalui saringan jaring. Semakin besar durometer maka bilah karet akan semakin sedikit bengkok, oleh karena itu semakin rendah durometer karet maka bilah alat pembersih karet akan semakin lentur.

• Penyapu durometer 50-60 biasanya digunakan dalam situasi yang menginginkan volume tinta lebih tinggi. Alat penyapu yang lebih lembut biasanya akan mencetak lebih banyak tinta dibandingkan alat penyapu yang lebih keras. Hal ini memungkinkan printer mencetak lebih banyak tinta untuk opacity dan cakupan yang lebih tinggi. Gunakan durometer ini untuk mencetak warna putih pada kaos hitam atau mencetak tinta warna opasitas tinggi pada pakaian berwarna gelap.
• Penyapu durometer 60 adalah yang paling lembut yang tersedia, dan digunakan untuk pencetakan yang lebih halus. Pisau yang lebih lembut lebih lentur dibandingkan pisau yang keras, dan bekerja paling baik dengan tinta yang lebih tipis. Penyapu durometer 60 juga bagus untuk pencetakan dengan kepadatan tinggi karena memungkinkan lebih banyak tinta mengalir melalui stensil.
• Penyapu durometer 70/75 memiliki kekerasan sedang, dan paling umum digunakan. Pisau penyapu durometer 70 bekerja dengan baik dengan hampir semua aplikasi sablon, dan ini merupakan pilihan awal yang bagus untuk printer layar pemula.
• Penyapu durometer 80 sangat kaku dan bagus untuk pekerjaan pencetakan yang lebih rumit. Penyapu sablon durometer 80 sangat bagus untuk mencetak dengan tinta sablon yang lebih tebal seperti putih dan plastisol buram lainnya.


