Seperti kita ketahui, dalam proses sablon penggunaan bahan sablon sutra mesh sangat diperlukan. Ada banyak jenis perlengkapan jaring sablon sutra, yang tidak dapat diringkas dalam beberapa kata. Banyak orang yang ingin mengetahui klasifikasi bahan sablon mesh, berikut ini pengenalan klasifikasi bahan sablon sutra pada bahan sablon, semoga anda menyukainya.

Klasifikasi bahan mesh sablon
Pertama-tama, bahan nilon yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari merupakan bahan yang paling umum digunakan dalam sablon. Diameter kawat jaring nilon rata, dan permukaannya halus. Ini memiliki karakteristik tahan aus, kekuatan dan elastisitas tinggi. Tinta sablon lebih baik melalui kemampuannya.
Jaring kasa kapas: keseragamannya buruk, ukuran jaringnya berbeda, bentuknya berbeda, tekanannya rendah. Akibatnya kualitas cetak dan efek pencetakan kurang ideal sehingga jarang digunakan.
Jaring poliester: juga dikenal sebagai jaring benang poliester, juga merupakan serat sintetis. Luas dan kepadatan jaringnya rata. Ketahanan kimianya lebih kuat dari kawat nilon, dan tingkat pemanjangannya lebih rendah dibandingkan kawat nilon. Kerugiannya adalah menghasilkan listrik statis saat mencetak, dan aspek bantalan airnya lebih kecil dibandingkan nilon.
Demikianlah pengenalan singkat kami mengenai klasifikasi bahan kain sablon, semoga dapat membantu anda. Dengan berkembangnya zaman, sablon sutra merupakan penemuan besar di negara kita, yang membutuhkan bahan sablon yang lebih modern untuk memperbaikinya. Harapannya, semakin banyak dari kita yang terlibat dalam penelitian dan pengembangan. Selain itu, jika Anda memiliki kebutuhan perlengkapan sablon mesh, Anda dapat memeriksa website kami yang memiliki bahan sablon mesh terbaru dan terlengkap untuk pilihan Anda.



